Artikel

Batu hidup: amalan peringatan di Katedral Lincoln, (1092-1235)

Batu hidup: amalan peringatan di Katedral Lincoln, (1092-1235)

Batu hidup: amalan peringatan di Katedral Lincoln, (1092-1235)

Kay Williams

Universiti St. Andrews: Tesis PhD, 1 Ogos (2013)

Abstrak

Tesis ini menganalisis empat aspek kehidupan pemujaan yang berbeza di salah satu katedral abad pertengahan terbesar dan terkaya di England antara tahun 1092 dan 1235. Masing-masing berkaitan dengan peringatan orang mati. Ini adalah bidang praktik keagamaan yang mengalami perubahan penting sepanjang tempoh tersebut. Perubahan ini akan memberi kesan yang mendalam terhadap organisasi pemujaan Kristian selama berabad-abad yang akan datang. Tesis menilai bagaimana pendekatan yang berlainan terhadap amalan peringatan dapat meningkatkan dan membentuk komposisi gereja, dan meneroka apa yang mereka nyatakan mengenai persekutuan khas katedral sekular.

Subjek penyelidikan ini adalah sebuah 'gereja' (gerejawi), yang dikandung bukan hanya sebagai tempat penyembahan orang ramai, tetapi juga sebagai kumpulan orang beriman. Ini adalah pemeriksaan terhadap sekumpulan orang dan proses mereka bersatu. Penyelidikan ini memfokuskan pada satu bagian dari proses ini yang merupakan pusat pembentukan, pertumbuhan, dan penunjukan persekutuan tertentu yang menjadi perhatian kita: praktik mempertahankan, dan mengingatkan, ingatan orang mati. Bagi mereka yang hidup sekitar abad kedua belas pemahaman tentang komposisi gereja dapat menggabungkan orang yang meninggal. Oleh itu, untuk menghargai gereja dalam semua dimensinya, sangat penting untuk mempertimbangkan peranan utama yang dilakukan oleh amalan peringatan.

Universiti St. Andrews


Tonton videonya: Seorang pria Memperbaiki Patung Yesus dan dia terkejut saat Menemukan Hal ini di Dalamnya (Mungkin 2021).