Artikel

Kegunaan Wodan: Perkembangan kultusnya dan tanggapan sastera abad pertengahan terhadapnya

Kegunaan Wodan: Perkembangan kultusnya dan tanggapan sastera abad pertengahan terhadapnya

Kegunaan Wodan: Perkembangan kultusnya dan tanggapan sastera abad pertengahan terhadapnya

Oleh Philip Andrew Shaw

Disertasi PhD: University of Leeds, 2002

Abstrak: Para cendekiawan yang menganut agama pra-Kristian Jerman pada umumnya menganggap Wodan adalah dewa yang sangat penting bagi kebanyakan jika tidak semua suku Jerman. Walau bagaimanapun, pemahaman ini didasarkan pada kegagalan untuk mendekati bukti yang ada untuk Wodan dalam konteks kontemporari yang sesuai. Tesis ini mengkontekstualisasikan bukti, oleh itu, membangun model sifat umum heathenisme Jerman pada Zaman Migrasi, di mana pemujaan Wodan dapat ditempatkan. Bertentangan dengan model ini, dan dengan pertimbangan yang sewajarnya diberikan kepada konteks sosial, politik dan keagamaannya, bukti paling awal bagi Wodan dapat dilihat sebagai permulaan peniruan semula Kristian terhadap ketuhanan ini. Model kultus Wodan yang masuk akal telah dibentuk, yang melihat kultus ini terbatas secara geografi, dan mungkin berasal dari setengah milenium pertama Era Biasa; pemujaan Odinn akan kelihatan lebih jauh terpisah dari perkembangan Wodan.

Selanjutnya, sekumpulan kompleks penggunaan kembali Wodan ilmiah abad kelapan terbukti membentuk pemahaman selanjutnya mengenai dewa, baik pada zaman pertengahan dan hingga sekarang. Setelah mempertimbangkan bagaimana tradisi keilmuan abad kelapan telah menyesatkan biasiswa moden, tesis ini kemudian mengkaji perkembangan selanjutnya dari tradisi ini di Anglo-Saxon England.

Dalam konteks ini, Wodan menganggap masih banyak lagi samaran, dan disatukan dengan Odinn, sehingga membantu memperkukuhkan kepercayaan para sarjana moden terhadap kesatuan asal kedua tokoh ini. Proses ini diperkuat, lebih-lebih lagi, oleh pengaruh kuat yang dilakukan oleh Anglo-Saxon England pada Scandinavia baik pada masa penukaran Scandinavia dan pada masa ketika banyak mitos Scandinavia yang masih ada ditulis. Mitografi Skandinavia ini dikaji secara ringkas di bab terakhir, yang menunjukkan beberapa bidang penting dalam salah membaca mitologi pra-kristiani dalam mitologi Skandinavia abad ketiga belas, serta berpendapat pengaruh ekstra-Skandinavia terhadap mitografi tersebut. Akhirnya, ini membawa kepada pertimbangan bagaimana Odinn muncul dalam sedikit bukti pra-Kristian yang ada baginya.


Tonton videonya: Sejarah Peradaban Islam. Perkembangan Islam pada Masa Abad Pertengahan. Mahad At-Tamimi (Jun 2021).